Menurut saya pertambahan penduduk di indonesia memiliki dampak negatif dan dampak positifnya karena , setiap pertambahan penduduk pasti ada pengurangan penduduk juga . Berikut dampak positif dan dampak negatifnya pertambahan penduduk yang saya tahu:
Pengertian
secara umum.
Menurut saya pertambahan penduduk di indonesia memiliki dampak negatif dan dampak positifnya karena , setiap pertambahan penduduk pasti ada pengurangan penduduk juga . Berikut dampak positif dan dampak negatifnya pertambahan penduduk yang saya tahu:
Pengertian para ahli :.
Pengertian para ahli :.
=> Definisi Koentjaraningrat
=> Definisi Andreas Eppink
Kebudayaan mengandung bentuk dari keseluruhan pengertian nilai sosial, norma sosial, ilmu pengetahuan serta keseluruhan struktur-struktur sosial, religius, dan lain-lain, tambahan lagi segala pernyataan intelektual dan artistik yang menjadi ciri khas suatu masyarakat.
=> Definisi Edward Burnett Tylor
Kebudayaan adalah keseluruhan manusia dari kelakuan dan hasil yang harus didapatkannya dengan belajar dan semua itu tersusun dalam kehidupan masyarakat.
Koentjaraningrat menyebutkan ada tujuh unsur-unsur kebudayaan , ia menyebutkan sebagai unsur pokok , ketujuh unsur itu adalah :
1. Kesenian
2. Sistem teknologi dan peralatan
3. Sistem organisasi masyarakat
4. Bahasa
5. Sistem mata pencaharian hidup dan sistem ekonomi.
6. Sistem pengetahuan Sistem religi
=> Definisi Selo Soemardjan dan Soelaeman Soenardi
Kebudayaan sebagai semua hasil karya, cipta, dan rasa masyarakat. Karya masyarakat menghasilkan teknologi dan kebudayaan kebendaan atau kebudayaan jasmaniah (material culture) yang diperlukan oleh manusia untuk menguasai alam sekitarnya agar kekuatan serta hasilnya dapat diabdikan untuk keperluan masyarakat.
=> Definisi Herskovit
Herskovits memandang bahwa kebudayaan merupakan sebagai sesuatu yang turun temurun dari satu generasi ke generasi yang lain yang kemudian disebut sebagai superorganik.
1. Kesenian
2. Sistem teknologi dan peralatan
3. Sistem organisasi masyarakat
4. Bahasa
5. Sistem mata pencaharian hidup dan sistem ekonomi.
6. Sistem pengetahuan Sistem religi
=> Definisi Selo Soemardjan dan Soelaeman Soenardi
Kebudayaan sebagai semua hasil karya, cipta, dan rasa masyarakat. Karya masyarakat menghasilkan teknologi dan kebudayaan kebendaan atau kebudayaan jasmaniah (material culture) yang diperlukan oleh manusia untuk menguasai alam sekitarnya agar kekuatan serta hasilnya dapat diabdikan untuk keperluan masyarakat.
=> Definisi Herskovit
Herskovits memandang bahwa kebudayaan merupakan sebagai sesuatu yang turun temurun dari satu generasi ke generasi yang lain yang kemudian disebut sebagai superorganik.
=> Definisi Andreas Eppink
Kebudayaan mengandung bentuk dari keseluruhan pengertian nilai sosial, norma sosial, ilmu pengetahuan serta keseluruhan struktur-struktur sosial, religius, dan lain-lain, tambahan lagi segala pernyataan intelektual dan artistik yang menjadi ciri khas suatu masyarakat.
=> Definisi Edward Burnett Tylor
Kebudayaan merupakan keseluruhan dari yang kompleks yang didalamnya terkandung pengetahuan, kepercayaan, kesenian, moral, hukum, adat istiadat, dan kemampuan-kemampuan lain yang didapat seseorang sebagai anggota masyarakat.
Dalam kebudayaan juga memiliki unsur unsur kebudayaan di golongkan menjadi unsur besar dan unsur kecil karena, setiap penjuru dunia maupun kebudayaan memiliki khasnya masing masing seperti pakaian , tempat tinggal , hidup bersosial dan kepercayaan.Berikut menurut Bronislaw Malinowski dan Kliucckhohn tentang unsur-unsur pokok:
A.
Bronislaw Malinowski
Bronislaw Malinowski menyatakan bahwa ada empat unsur pokok kebudayaan yang
meliputi sebagai berikut:
· Sistem
norma-norma yang memungkinkan kerja sama antaranggota masyarakat agar
menyesuaikan dengan alam sekelilingnya.
· Organisasi
ekonomi
· Alat dan
lembaga atau petugas untuk pendidikan (keluarga adalah lembaga pendidikan
utama).
· Organisasi
kekuatan (politik)
A.
Kliucckhohn
Kliucckhohn menyebutkan ada tujuh unsur kebudayaan, yaitu;
1. Sistem mata pencaharian hidup
2. Sistem peralatan dan teknologi
3. Sistem organisasi kemasyarakatan
4. Sistem pengetahuan
5. Bahasa
6. Kesenian
7. Sistem religi dan upacara keagamaan.
Sifat hakikat
kebudayaan adalah ciri-ciri khusus dari sebuah kebudayaan yang masing-masing
masyarakat yang berbeda.
Contohnya :
o
Pada masyarakat Barat makan sambil berjalan, bahkan setengah berlari adalah
hal yang biasa karena bagi mereka the time is money. Hal ini jelas berbeda
dengan masyarakat timur.
o
Jika masyarakat timur jangankan makan sambil berjalan, bahkan makan berdiri
saja sudah melanggar etika.
Walaupun demikian,
secara garis besar, seluruh kebudayaan yang ada di dunia ini memiliki
sifat-sifat hakikat yang sama.
Sifat-sifat hakikat
kebudayaan
·
Kebudayaan
terwujud dan tersalurkan lewat perilaku manusia.
·
Kebudayaan telah
ada terlebih dahulu mendahului lahirnya suatu generasi tertentu dan tidak akan
mati dengan habisnya usia generasi yang bersangkutan.
·
Kebudayaan
diperlukan oleh manusia dan diwujudkan tingkah lakunya.
·
Kebudayaan
mencakup aturan-aturan yang berisikan kewajiban-kewajiban, tindakan-tindakan
yang diterima dan ditolak, tindakan-tindakan yang dilarang, dan
tindakan-tindakan yang diizinkan.
Proses
akulturasi kebudayaan dalam sejarah umat manusia telah terjadi pada umat atau
bangsa-bangsa terdahulu. Dimana Adakalanya kebudayaan yang dibawa dapat dengan
mudah diterima oleh masyarakat setempat dan adakalanya ditolak. Disini saya
akan menjelaskan unsur-unsur kebudayaan asing yang mudah di terima sebagai
berikut :
Kebudayaan asing yang mudah di
terima.
Pada umumnya, unsur-unsur kebudayaan asing yang mudah diterima adalah
sebagai berikut..
1. Unsur Kebudayaan kebendaan, seperti
alat-peralatan yang terutama sangat mudah dipakai dan dirasakan sangat
bermanfaat bagi masyarakat yang menerimanya, contohnya adalah pada alat tulis
menulis yang banyak dipergunakan orang Indonesia yang diambil dari unsur-unsur
kebudayaan barat.
2.
Unsur-unsur
yang terbukti membawa manfaat besar misalnya radio transistor yang banyak
membawa kegunaan terutama sebagai alat mass-media.
3.
Unsur-unsur
yang dengan mudah disesuaikan dengan keadaan masyarakat yang menerima
unsur-unsur tersebut, seperti mesin penggiling padi dengan biaya murah serta
pengetahuan teknis yang sederhana, dapat digunakan untuk melengkapi
pabrik-pabrik penggilingan.
Kebudayaan asing yang sulit di
terima.
Unsur-unsur kebudayaan yang sulit diterima oleh suatu masyarakat adalah
sebagai berikut...
·
Unsur yang
menyangkut sistem kepercayaan, seperti ideologi, falsafah hidup, dan lainnya
·
Unsur-unsur
yang dipelajari pada taraf pertama proses sosialisasi. Contoh yang sangat mudah
adalah soal makanan pokok suatu masyarakat. Nasi merupakan makanan pokok
sebagian besar masyarakat indonesia sukar sekali diubah dengan makanan pokok
lainnya.
Cara
mewujudkan kebudayaan
Tidak hanya dalam kebudayaan itu
dapat di pengaruhi oleh bangsa asing saja , tapi kita juga sebagai warga
negaranya harus ikut berpartisipasi dalam mengembangkan kebudayaan bangsanya
masing-masing , berikut saya akan menjelaskan cara mewujudkan kebudayaan:
Menurut J.J. Hoenigman, wujud kebudayaan dibedakan
menjadi tiga yaitu : Ggagasan, Aktivitas, dan Artefak.
1. Gagasan (Wujud ideal)
Wujud ideal kebudayaan adalah kebudayaan yang berbentuk kumpulan ide-ide,
gagasan,nilai-nilai,norma-norma, peraturan, dan sebagainya yang sifatnya
abstrak tidak dapat diraba atau disentuh. Wujud kebudayaan ini terletak dalam
kepala-kepala atau di alam pemikiran warga masyarakat. Jika masyarakat tersebut
menyatakan gagasan mereka itu dalam bentuk tulisan, maka lokasi dari kebudayaan
ideal itu berada dalam karangan dan buku-buku hasil karya para penulis warga
masyarakat tersebut.
2. Aktivitas (tindakan)
Aktivitas adalah wujud kebudayaan sebagai suatu tindakan berpola dari
manusia dalam masyarakat itu. Wujud ini sering pula disebut dengan sistem
sosial. Sistem sosial ini terdiri dari aktivitas-aktivitas manusia yang saling
berinteraksi, mengadakan kontak, serta bergaul dengan manusia lainnya menurut
pola-pola tertentu yang berdasarkan adat tata kelakuan.
3. Artefak (karya)
Artefak adalah wujud kebudayaan fisik yang berupa hasil dari aktivitas,
perbuatan, dan karya semua manusia dalam masyarakat berupa benda-benda atau
hal-hal yang dapat diraba, dilihat, dan didokumentasikan. Sifatnya paling
konkret di antara ketiga wujud kebudayaan. Dalam kenyataan kehidupan
bermasyarakat, antara wujud kebudayaan yang satu tidak bisa dipisahkan dari
wujud kebudayaan yang lain. Sebagai contoh: wujud kebudayaan ideal mengatur dan
memberi arah kepada tindakan (aktivitas) dan karya (artefak) manusia.
Dalam kebudayaan juga memiliki
faktor pendorong perubahan kebudayaan , baik dari faktor internal maupun faktor
external, berikut faktor-faktor yang mempengaruhi perrubahan kebudayaan.
FAKTOR YANG MENDORONG DAN MENGHAMBAT
PERUBAHAN KEBUDAYAAN
1. Mendorong Perubahan Kebudayaan
Adanya
unsur-unsur kebudayaan yang memiliki potensi mudah berubah,terutama unsur-unsur
teknologi dan ekonomi.adanya individu-individu yang mudah menerima unsur-unsur
perubahan kebudayaan terutama generasi muda.
2. Menghambat perubahan kebudayaan
adanya unsur-unsur
kebudayaan yang memiliki potensi sukar berubah seperti : adat istiadat,dan
keyakinan agama,adanya individu-individu yang sukar menerima unsur-unsur
perubahan terutama generasi kolot.
Faktor
faktor ini dapat muncul dari mana saja untuk mengubah suatu budaya di daerah
,yang perlu kita ketahui ialah faktor itu ada dalam diri kita dan dari
lingkungan sekitar , untuk memperjelas faktor apa saja itu berikut saya akan
menjelaskan faktor faktornya:
A. FAKTOR INTERNAL
Ø
PERUBAHAN
DEMOGRAFIS
Perubahan demografis
disuatu daerah biasanya cenderung terus bertambah,akan mengakibatkan terjadinya
perubahan diberbagai sektor kehidupan,contohnya : bidang perekonomian,
pertambahan peduduk akan persediaan kebutuhan pangan,sandang dan papan.
Ø KONFLIK SOCIAL
Konflik
social dapat mempengaruhi terjadinya perubahan dalam suatu masyarakat,contohnya
: konflik kepentingan antara kaum pendatang dengan penduduk setempat didaerah
transmigrasi,untuk mengatasinya pemerintah mengikutsertakan penduduk setempat
dalam program pembangunan bersama-sama para transmigran.
Ø BENCANA ALAM
Bencana alam
yang menimpa masyarakat dapat mempengaruhi perubahan contohnya : banjir,bencana
longsor,letusan gunung berapi masyarakat akan dievakuasi dan dipindahkan
ketempat yang baru,disanalah mereka harus beradaptasi dengan kondisi lingkungan
dan budaya setempat sehingga terjadi proses asimilisasi maupun alkuturasi.
Ø PERUBAHAN LINGKUNGAN ALAM
Ada beberapa
faktor misalnya pendangkalan muara sungai yang membentuk delta,rusaknya hutan
karena erosi,perubahan demikian dapat mengubah kebudayaan hal ini disebabkan
karena kebudayaan mempunyai daya adaptasi dengan lingkungan setempat.
B. FAKTOR EKSTERNAL
Ø
PERDAGANGAN
Indonesia
terletak pada jalur perdagangan asia timur dengan india,timur tengah bahkan
eropa barat,itulah sebabnya indonesia sebagai persinggahan pendagang pendagang
besar,selain berdagang mereka juga memperkenalkan budaya mereka pada masyarakat
setempat sehingga terjadilah perubahan budaya.
Ø PENYEBARAN AGAMA
Masuknya
unsur-unsur agama hindu dari india atau budaya arab bersamaan proses penyebaran
agama hindu dan islam ke indonesia demikian pula masuknya unsur-unsur budaya
barat melalui proses penyebaran agama kristen dan kalonialisme.
KEPRIBADIAN
Penjelasan
tentang kepribadian
A. Pengertian Kepribadian
Kepribadian adalah keseluruhan
sikap, ekspresi, perasaan, temparmen, ciri khas dan juga prilaku seseorang.
Sikap perasaan ekspresi & tempramen tersebut akan terwujud dalam tindakan
seseorang kalau di hadapkan kepada situasi tertentu. Setiap orang memiliki
kecenderungan prilaku yang baku/berlaku terus menerus secara konsisten dalam
menghadapai situasi yang sedang di hadapi, sehingga jadi ciri khas pribadinya.
Sedangkan
pengertian kepribadian menurut para ahli sosiologi ditanggapi berbeda-beda,
meskipun begitu tetap saling melengkapi dan memperkata konsep
kepribadian.Berikut dibawah ini adalah pengertian kepribadian menurut para
ahli, yaitu sebagai berikut:
1.
John F.
Cuber: kepribadian ialah seluruh sifat yang terlihat dan dapat dilihat oleh
seseorang
2.
Theodore M.
Newcomb: kepribadian adalah kumpulan dari sikap-sikap yang dimiliki oleh
seseorang sebagai latar belakang pemiliknya,
3.
Milton
Yinger: kepribadian ialah kelengkapan perilaku seseorang manusia dengan sistem
kecenderungan khusus dengan berinteraksi dengan berbagai macam situasi.
4.
Wprdpm W.
Allport: kepribadian merupakan kumpulan jiwa raga yang dinamis dalam diri
manusia yang menentukan penyesuaian dirinya yang unik terhadap lingkungannya.
5.
A.W. Brower:
kepribadian adalah pola tingkah laku sosial yang terdiri dari pola kekuatan,
dorongan, keinginan, opini dan sikap-sikap seseorang.
B. Unsur-unsur dari kepribadian
Unsur-unsur
kepribadian, diantaranya meliputi:
a. Pengetahuan
Pengetahuan
yaitu merupakan suatu unsur yang mengisi akal dan juga alam jiwa orang yang
sadar. Di dalam alam sekitar manusia mempunyai/terdapat berbagai macam hal-hal
yang diterimanya lewat panca inderanya yang masuk kedalam berbagi sel-sel
pada bagian tertentu dari otaknya. Serta didalam otak itu semuanya diproses
menjadi susunan-susunan yang dipancarkan oleh individu kealam sekitar, yang
dikenal dengan sebutan “persepsi” yaitu: “seluruh proses akal manusia yang
sadar”. Ada kalanya suatu persepsi dapat diproyeksikan kembali menjadi suatu
penggambaran yang berfokus tentang lingkungan yang mengandung bagian-bagian.
b. Perasaan
Selain
pengetahuan, alam kesadaran manusia juga mengandung berbagai macam-macam
perasaan. Sebaliknya, dapat juga digambarkan seorang individu yang melihat
suatu hal yang buruk/mendengar suara yang tidak menyenangkan. Persepsi-persepsi
tersebut dapat menimbulkan dalam alam kesadaranya perasaan negatif. Perasaan,
disamping segala macam-macam pengetahuan agaknya juga mengisi alam kesadaran
manusia setiap saat dalam hidupnya. Perasaan yaitu suatu keadaan dalam
kesadaran manusia yang karena pengetahuannya dinilai sebagai keadaan yang
positif/negatif.
c. Dorongan Naluri
Kesadaran
manusia mengandung berbagi perasaan-perasaan lain yang tak ditimbulkan karena
diperanguhi dengan pengeathuannya, tapi karena memang sudah terkandung di dalam
organismenya, khususnya di dalam gennya, sebagai naluri. Kemauan yang sudah
meruapakan naluri sering disebut dengan “Dorongan”.
C. Ciri-Ciri Kepribadian
1.
Ciri-ciri kepribadian umum
·
Ketekunan
·
Ambisi
·
Kelainan
seksual
·
Timbulnya kecenderungan
turunan
2.
Ciri-ciri kepribadian sehat
·
Mampu
menilai diri sendiri secara realistis
·
Mampu
menilai prestasi yang diperoleh secara realistis
·
Kemandirian
·
Mampu
menilai secara realistis
·
Mempunyai
filsafat hidup
·
Orientasinya
keluar (ekstrovert)
·
Berbahagia
·
Penerimaan
sosial
·
Mempunyai
tujuan
·
Bisa
mengontrol emosi
·
Dapat
menerima tanggung jawab
3.
Ciri-ciri kepribadian tak sehat
·
Mudah marah
·
Hiperaktif
·
Susah tidur
·
Bersikap
memusuhi semua otoritas
·
Pesimis
dalam mengadapi kehidupan
·
Sering
tertekan (depresi atau stress)
·
Memperlihatkan
kecemasan dan kekhawatiran
·
Senang
menggangu orang lain yang usianya jauh lebih muda atau dengan dengan binatang
·
Tidak mampu
menjauhi perilaku menyimpang meskipun sudah diperingatkan atau dihukum
·
Senang
mengkritik, mengejek orang lain
·
Kurang
bergairah (bermuram durja) dikehidupan yang dijalani
·
Kurang
mempunyai kesadaraan untuk menaati ajaran agama
·
Sering
mengalami pusing kepala (meskipun sebab utamanya bukan dari faktor yang
bersifat organis)
D. Jenis-Jenis Kepribadian
Ø
Introvert
Intorvert adalah suatu kepribadian manusia
mengutamakan dunida dalam pikiran manusia itu sendiri. Seseorang introvert mempunyai kecenderungan
untuk menutup dari dari kehidupan dunia luar dan lebih suka berada pada kondisi
tenang atau sunyi dari pada tempat-tempat yang ramai atau banyak orang.
Ciri-Ciri
Introvert
o
Pemikir
o
Pendiam
o
Suka
menyendiri
o
Pemalu
o
Susah
bergaul
o
Lebih suka
bekerja sendiri
o
Lebih senang
berinteraksi secara langsung dengan satu orang ( 1 on 1 interaction)
o
Berpikir
dulu baru berbicara atau melakukan
o
Suka
berimajinasi
o
Lebih mudah
mengungkapkan perasaan dengan tulisan
o
Lebih senang
mengamati dalam sebuah interaksi
o
Tidak banyak
bicara, tetapi senang mendengarkan cerita orang lain
o
Suka dengan
kegiatan yang tenang misalnya membaca, memancing, bermain komputer dan
bersantai
Ø xtrovert
Extrpvert ialah kepribadian manusia yang mengutamakan
dunia luar manusia tersebut. Extrovert adalah kebalikan dari introvert. Jadi
seseorang extrovert mempunyai kecenderungan membuka diri dengan dunia luar
dengan segala macam aktivitasnya, tidak banyak berpikir, dan cenderung lebih
suka ditempat yang penuh keramaian atau banyak orang.
Ciri-Ciri Extrovert
§ Aktif
§ Senang bersama orang lain
§ Percaya diri
§ Suka beraktivitas
§ Suka bekerja kelompok
§ Mudah bergaul
§ Lebih senang berinteraksi dengan
banyak orang
§ Mudah mengungkapkan perasaan melalui
kata-kata
§ Berbicara atau melakukan dahulu baru
berpikir
§ Lebih suka berpartisipasi dalam
suatu interaksi
§ Lebih suka bercerita, dari pada
mendengarkan orang yang bercerita
§ Senang dengan kegiatan yang banyak
orang seperti jalan-jalan, nongkrong, berpesta dan pergi konser
Ø Ambievert (Ambiversion)
Ambievert atau ambiversion ialah kepribadian manusia
yang bisa berubah-ubah antara introvert menjadi extrovert atau sebaliknya.
Seseorang dengan kepribadian ambievert ini mempunyai sifat yang fleksibel dalam
beraktivitasnya baik sebagai introvert maupun extrovert serta berinteraksi
dengan introvert dan extrovert dengan baik. Ambievert sering terlihat moody,
karena sifatnya yang sering berubah-ubah.
KORELASI KEBUDAYAAN
DAN
KEPRIBADIAN
Hubungan
Kepribadian Dengan Kebudayaan
Manusia
dan kebudayaan merupakan salah satu ikatan yang tak bisa dipisahkan dalam
kehidupan ini. Manusia sebagai makhluk Tuhan yang paling sempurna menciptakan
kebudayaan mereka sendiri dan melestarikannya secara turun menurun.Kebudayaan
berasal dari kata budaya yang berarti hal-hal yang berkaitan dengan budi dan
akal manusia. Definisi Kebudyaan itu sendiri adalah sesuatu yang akan
mempengaruhi tingkat pengetahuan dan meliputi sistem ide atau gagasan yang
terdapat dalam pikiran manusia, sehingga dalam kehidupan sehari-hari,
kebudayaan itu bersifat abstrak.
Menurut Roucek dan Warren, kepribadian adalah organisasi
faktor-faktor biologis, psikologis dan sosiologis yang mendasari perilaku
individu.
Ø Faktor biologis misalnya, sistem syaraf, proses
pendewasaan, dan kelainan biologis lainnya.
Ø Faktor psikologis adalah seperti unsur temperamen,
kemampuan belajar, perasaan, keterampilan, keinginan dan lain-lain.
Ø Faktor sosiologis. Kepribadian dapat mencakup
kebiasaan-kebiasaan, sikap dan lain-lain yang khas dimiliki oleh seseorang yang
berkembang apabila orang tadi berhubungan dengan orang lain.
Ketiga faktor di atas adalah faktor yang dapat mempengaruhi
kepribadian.
Seseorang yang sejak kecil dilahirkan sampai dewasa selalu belajar dari orang-orang disekitarnya. Secara bertahap dia akan mempunyai konsep kesadaran tentang dirinya sendiri. Lama-kelamaan perilaku-perilaku si anak akan menjadi sifat yang nantinya menghasilkan suatu kepribadian. Berikut ini adalah beberapa kebudayaan khusus yang nyata mempengaruhi bentuk kepribadian yakni:
Seseorang yang sejak kecil dilahirkan sampai dewasa selalu belajar dari orang-orang disekitarnya. Secara bertahap dia akan mempunyai konsep kesadaran tentang dirinya sendiri. Lama-kelamaan perilaku-perilaku si anak akan menjadi sifat yang nantinya menghasilkan suatu kepribadian. Berikut ini adalah beberapa kebudayaan khusus yang nyata mempengaruhi bentuk kepribadian yakni:
A.
Kebudayaan-kebudayaan
khusus atas dasar faktor kedaerahan
Contoh: Adat-istiadat melamar di Lampung dan Minangkabau.
Di Minangkabau biasanya pihak permpuan yang melamar sedangkan di Lampung, pihak
laki-laki yang melamar.
B.
Cara hidup di kota dan
di desa yang berbeda ( urban dan rural ways of life )
Contoh: Perbedaan anak yang dibesarkan di kota dengan
seorang anak yang dibesarkan di desa. Anak kota bersikap lebih terbuka dan
berani untuk menonjolkan diri di antara teman-temannya sedangkan seorang anak
desa lebih mempunyai sikap percaya pada diri sendiri dan sikap menilai ( sense
of value )
C.
Kebudayaan-kebudayaan
khusus kelas sosial
Di masyarakat dapat dijumpai lapisan sosial yang kita
kenal, ada lapisan sosial tinggi, rendah dan menengah. Misalnya cara
berpakaian, etiket, pergaulan, bahasa sehari-hari dan cara mengisi waktu
senggang. Masing-masing kelas mempunyai kebudayaan yang tidak sama,
menghasilkan kepribadian yang tersendiri pula pada setiap individu.
D.
Kebudayaan khusus atas
dasar agama
Adanya berbagai masalah di dalam satu agama pun melahirkan
kepribadian yang berbeda-beda di kalangan umatnya.
E.
Kebudayaan berdasarkan
profesi
Misalnya: kepribadian seorang dokter berbeda dengan
kepribadian seorang pengacara dan itu semua berpengaruh pada suasana
kekeluargaan dan cara mereka bergaul. Contoh lain seorang militer mempunyai
kepribadian yang sangat erat hubungan dengan tugas-tugasnya. Keluarganya juga
sudah biasa berpindah tempat tinggal.
Contoh-Contoh
Hubungan Antara Manusia dengan Kebudayaan
· Kebudayaan-kebudayaan
khusus atas dasar faktor kedaerahan
Contoh:
Adat-istiadat melamar di Lampung dan Minangkabau. Di Minangkabau biasanya pihak
permpuan yang melamar sedangkan di Lampung, pihak laki-laki yang melamar.
· Cara hidup di kota dan di desa yang berbeda (
urban dan rural ways of life)
Contoh:
Perbedaan anak yang dibesarkan di kota dengan seorang anak yang dibesarkan di
desa. Anak kota bersikap lebih terbuka dan berani untuk menonjolkan diri di
antara teman-temannya sedangkan seorang anak desa lebih mempunyai sikap percaya
pada diri sendiri dan sikap menilai ( sense of value )
· Kebudayaan-kebudayaan
khusus kelas sosial
Di
masyarakat dapat dijumpai lapisan sosial yang kita kenal, ada lapisan sosial
tinggi, rendah dan menengah. Misalnya cara berpakaian, etiket, pergaulan,
bahasa sehari-hari dan cara mengisi waktu senggang. Masing-masing kelas
mempunyai kebudayaan yang tidak sama, menghasilkan kepribadian yang tersendiri
pula pada setiap individu.
· Kebudayaan
khusus atas dasar agama
Adanya
berbagai masalah di dalam satu agama pun melahirkan kepribadian yang
berbeda-beda di kalangan umatnya.
· Kebudayaan
berdasarkan profesi
Misalnya:
kepribadian seorang dokter berbeda dengan kepribadian seorang pengacara dan itu
semua berpengaruh pada suasana kekeluargaan dan cara mereka bergaul. Contoh
lain seorang militer mempunyai kepribadian yang sangat erat hubungan dengan
tugas-tugasnya. Keluarganya juga sudah biasa berpindah tempat tinggal.
BANGSA
TIMUR
A. Penjelasan
Kepribadian Bangsa Timur.
Manusia
dimuka bumi ini mendiami wilayah yang berbeda, ada yang mendiami wilayah timur,
wilayah barat dan wilayah timur tengah. Hal ini membuat kebiasaan, adat
istiadat, kebudayaan dan kepribadian setiap manusia suatu wilayah berbeda
dengan yang lainnya. Negara Indonesia termasuk ke dalam bangsa Timur, yang
dikenal sebagai bangsa yang berkepribadian baik. Bangsa Timur dikenal dunia
sebagai bangsa yang ramah dan bersahabat. Orang-orang dari wilayah lain sangat
suka dengan kepribadian bangsa Timur, mengapa? Karena mereka senang dengan
kepribadian bangsa Timur yang tidak individualis dan saling tolong menolong.
Kepribadian
bangsa timur dapat diartikan suatu sikap yang dimiliki oleh suatu negara yang
menentukan penyesuaian dirinya terhadap lingkungan. Kepribadian bangsa timur
pada umumnya merupakan kepribadian yang mempunyai sifat toleransi yang tinggi.
Kepribadian bangsa timur, kita tinggal di Indonesia termasuk ke dalam bangsa
timur, dikenal sebagai bangsa yang berkepribadian baik. Di dunia bangsa timur
dikenal sebagai bangsa yang ramah dan bersahabat.
Bangsa
timur identik dengan benua asia yang penduduknya sebagian besar berambut hitam,
berkulit sawo matang dan adapula yang berkulit putih, bermata sipit. Sebagian
besar cara berpakaian orang timur lebih sopan dan tertutup mungkin karena orang
timur kebanyakan memeluk agama islam dan menjunjung tinggi norma-norma yang
berlaku. Namun di zaman yang sekarang ini orang timur kebanyakan meniru
kebiasaan orang barat. Kebiasaan orang barat yang tidak sesuai atau
bertentangan dengan kebiasaan orang timur dapat memengaruhi kejiwaan orang
timur itu sendiri.
Pada
umumnya kepribadian bangsa timur adalah sangat terbuka dan toleran terhadap
bangsa lain, tetapi selama masih sesuai dengan norma, etika serta adat istiadat
yang ada. Namun walaupun kita sudah tahu banyak tentang kepribadian bangsa
Timur kita tidak bisa selalu beranggapan bahwa kebudayaan bangsa Timur lebih
baik dari bangsa Barat. Karena semua hal pasti ada sisi positif dan negatifnya.
Tidak ada di dunia ini yang sepenuhnya baik.
B.
Beberapa Kepribadian Bangsa Timur.
A. Hospitality
Maksud dari sifat tersebut
menunjukkan bahwa bangsa timur memiliki sifat yang ramah dan sopan serta mudah
bersosialisasi dengan bangsa lainnya. Sikap peduli terhadap lingkungan sekitar
membuat bangsa timur mudah bergaul berbeda dengan bangsa barat yang cenderung
hidup lebih individualis.
B.
Hardworking
Pekerja kera
merupan sifat yang tidak bisa dianggap remeh. Bangsa Timur dikenal dengan
orang-orangnya yang tidak mudah menyerah, rajin dan bersungguh sungguh saat
melakukqan sesuatu apalagi yang berhubungan dengan pekerjaan.
C. Religius
& Well-cultured
Bangsa timur
juga terkenal karena keragaman ras dan kebudayaan. Tidak hanya menang
kuantitas, hal utama yang menjadi pedoman hidup bangsa timur adalah tradisi dan
agama. Karena keterikatan dengan adat dan budaya menjadikan pembatas
individu-individu bangsa timur untuk mencapai potensi maksimalnya.
D. Respect
for Elders
Bangsa timur
dikenal dengan kesopanannya dan menjunjung tinggi norma kesopanan. Adat yang
berlaku di lingkungna bangsa timur sangat berpengaruh terhadap kesopanan
orang-orangnya.
E. Diligent
Karena bangsa
timur dikenal pekerja keras dan rajin ini menyebabkan bangsa timur cerdas dan
pantang menyerah.
F. Attached
to Norms
Sebagai
bangsa timur, dikenal amat menjunjung tinggi norma-norma. Bangsa timur
cenderung judgemental menyangkut hal-hal yang bertentangan dengan norma.
G. Strong
family Ties
Kebanyakan
orang-orang bangsa timur sangat bergantung pada keluarganya. Keluarga menjadi
factor utama dalam hal mempertimbangkan banyak hal seperti urusan jodoh dan
karir.
C. Perbedaan Dalam Kebudayaan Bangsa Timur
dan Bangsa Barat
Berikut ini merupakan beberapa contoh perbedaan kebudayaan dalam bangsa
timur dan bangsa barat :
1. Bertemu / Menyapa
a. Bangsa timur
Ketika orang
muda bertemu dengan orang yang lebih tua dan berjabat tangan. Dan orang yang
lebih mudah akan melakukannya dengan sedikit membungkuk sebagai tanda hormat.
b. Bangsa barat
Ketika orang barat bertemu dan berjabat
tangan, keduanya akan saling mengatakan “HI”, seorang akan mengatakan “how are
you” dan yang lain akan menjawab “fine, and you?” ini melambangkan tidak ada
jarak diantara mereka, tidak peduli siapa dulu yang memulai pembicaraan dan
tidak membedakan status.
2.
Memberikan Opini / Pendapat
a.
Bangsa timur
Ketika orang
timur memberikan sebuah pendapat cenderung berbelit-belit, terkadang harus
berputar kesana-kemari dalam menyampaikan tujuannya, padahal tujuannya tidak serumit
yang dijabarkan.
b.
Bangsa barat
Orang barat
dalam memberikan opini biasanya langsung to-the-point atau tidak berbelit-belit
melainkan langsung ke intinya.
2.
Bertamu
a.
Bangsa timur
Saat bertamu, biasanya orang timur masih menganggap
tamu sebagai tamu yang layak dilayani sebagaimana mestinya.
b.
Bangsa barat
Ketika orang barat bertamu, sang tuan rumah
selalu meminta kepada tamunya untuk berlaku seperti dirumahnya sendiri, tanpa
harus dilayani.
3. Time Is Money
a.
Bangsa timur
Sebagian besar bangsa timur masih kurang menghargai
waktu. Sebagai contoh di Indonesia ada istilah "jam karet / ngaret"
untuk orang yang tidak tepat waktu.
b.
Bangsa barat
Time is money sangat dipakai di bangsa barat, mereka
sangat menghargai dan disiplin terhadap waktu.
4. Kontak mata
a.
Bangsa timur
Saat kita berbicara, biasanya orang timur jarang atau
hanya sesekali menatap lawan bicaranya, karena di bangsa timur dapat berarti
jika kita menatap lawan bicara terus menerus itu seperti menantang atau tidak
sopan terhadap yang lebih tua.
b.
Bangsa barat
Berbeda dengan
bangsa timur, dalam bangsa barat kontak mata saat berkomunikasi secara langsung
itu sangat penting. Dalam sebuah percakapan secara langsung, orang barat selalu
menatap lawan bicaranya.
SUMBER :
ttps://nabillanurfadliana.wordpress.com/2016/03/16/perbedaan-kepribadian-bangsa-timur-dan-barat/
http://panduug.blogspot.co.id/2015/03/kepribadian-bangsa-timur-tugas-ilmu.html
0 komentar "ILMU SOSIAL DASAR KEUDAYAAN", Baca atau Masukkan Komentar
Posting Komentar