Rabu, 25 Oktober 2017

ILMU SOSIAL DASAR KEUDAYAAN

ILMU SOSIAL DASAR KEUDAYAAN

KEBUDAYAAN

Menurut saya pertambahan penduduk di indonesia memiliki dampak negatif dan dampak positifnya karena , setiap pertambahan penduduk pasti ada pengurangan penduduk juga . Berikut dampak positif dan dampak negatifnya pertambahan penduduk yang saya tahu:

Pengertian secara umum.
Menurut saya pertambahan penduduk di indonesia memiliki dampak negatif dan dampak positifnya karena , setiap pertambahan penduduk pasti ada pengurangan penduduk juga . Berikut dampak positif dan dampak negatifnya pertambahan penduduk yang saya tahu:

Pengertian para ahli :.
=> Definisi Koentjaraningrat
Kebudayaan adalah keseluruhan manusia dari kelakuan dan hasil yang harus didapatkannya dengan belajar dan semua itu tersusun dalam kehidupan masyarakat. Koentjaraningrat menyebutkan ada tujuh unsur-unsur kebudayaan , ia menyebutkan sebagai unsur pokok , ketujuh unsur itu adalah :
1. Kesenian
2. Sistem teknologi dan peralatan
3.  Sistem organisasi masyarakat       
4.   Bahasa
5.   Sistem mata pencaharian hidup dan sistem ekonomi.
6.  Sistem pengetahuan Sistem religi 

=> Definisi Selo Soemardjan dan Soelaeman Soenardi
Kebudayaan sebagai semua hasil karya, cipta, dan rasa masyarakat. Karya masyarakat menghasilkan teknologi dan kebudayaan kebendaan atau kebudayaan jasmaniah (material culture) yang diperlukan oleh manusia untuk menguasai alam sekitarnya agar kekuatan serta hasilnya dapat diabdikan untuk keperluan masyarakat.

=>  Definisi Herskovit
Herskovits memandang bahwa kebudayaan merupakan sebagai sesuatu yang turun temurun dari satu generasi ke generasi yang lain yang kemudian disebut sebagai superorganik.

=>  Definisi Andreas Eppink
Kebudayaan mengandung bentuk dari keseluruhan pengertian nilai sosial, norma sosial, ilmu pengetahuan serta keseluruhan struktur-struktur sosial, religius, dan lain-lain, tambahan lagi segala pernyataan intelektual dan artistik yang menjadi ciri khas suatu masyarakat.

=> Definisi Edward Burnett Tylor

Kebudayaan merupakan keseluruhan dari yang kompleks yang didalamnya terkandung pengetahuan, kepercayaan, kesenian, moral, hukum, adat istiadat, dan kemampuan-kemampuan lain yang didapat seseorang sebagai anggota masyarakat.

Dalam kebudayaan juga memiliki unsur unsur kebudayaan di golongkan menjadi unsur besar dan unsur kecil karena, setiap penjuru dunia maupun kebudayaan memiliki khasnya masing masing seperti pakaian , tempat tinggal , hidup bersosial dan kepercayaan.Berikut menurut Bronislaw Malinowski dan Kliucckhohn tentang unsur-unsur pokok:
A.   Bronislaw Malinowski
Bronislaw Malinowski menyatakan bahwa ada empat unsur pokok kebudayaan yang meliputi sebagai berikut:
·    Sistem norma-norma yang memungkinkan kerja sama antaranggota masyarakat agar menyesuaikan dengan alam sekelilingnya. 
·    Organisasi ekonomi
· Alat dan lembaga atau petugas untuk pendidikan (keluarga adalah lembaga pendidikan utama). 
·   Organisasi kekuatan (politik)
A.    Kliucckhohn
Kliucckhohn menyebutkan ada tujuh unsur kebudayaan, yaitu;
1.      Sistem mata pencaharian hidup
2.      Sistem peralatan dan teknologi
3.      Sistem organisasi kemasyarakatan
4.      Sistem pengetahuan
5.      Bahasa
6.      Kesenian
7.      Sistem religi dan upacara keagamaan.
                                          
Sifat hakikat kebudayaan adalah ciri-ciri khusus dari sebuah kebudayaan yang masing-masing masyarakat yang berbeda.
Contohnya :
o   Pada masyarakat Barat makan sambil berjalan, bahkan setengah berlari adalah hal yang biasa karena bagi mereka the time is money. Hal ini jelas berbeda dengan masyarakat timur.
o   Jika masyarakat timur jangankan makan sambil berjalan, bahkan makan berdiri saja sudah melanggar etika.

Walaupun demikian, secara garis besar, seluruh kebudayaan yang ada di dunia ini memiliki sifat-sifat hakikat yang sama.

Sifat-sifat hakikat kebudayaan
·         Kebudayaan terwujud dan tersalurkan lewat perilaku manusia. 
·         Kebudayaan telah ada terlebih dahulu mendahului lahirnya suatu generasi tertentu dan tidak akan mati dengan habisnya usia generasi yang bersangkutan. 
·         Kebudayaan diperlukan oleh manusia dan diwujudkan tingkah lakunya. 
·         Kebudayaan mencakup aturan-aturan yang berisikan kewajiban-kewajiban, tindakan-tindakan yang diterima dan ditolak, tindakan-tindakan yang dilarang, dan tindakan-tindakan yang diizinkan. 

Proses akulturasi kebudayaan dalam sejarah umat manusia telah terjadi pada umat atau bangsa-bangsa terdahulu. Dimana Adakalanya kebudayaan yang dibawa dapat dengan mudah diterima oleh masyarakat setempat dan adakalanya ditolak. Disini saya akan menjelaskan unsur-unsur kebudayaan asing yang mudah di terima sebagai berikut :

Kebudayaan asing yang mudah di terima.

Pada umumnya, unsur-unsur kebudayaan asing yang mudah diterima adalah sebagai berikut.. 
1.       Unsur Kebudayaan kebendaan, seperti alat-peralatan yang terutama sangat mudah dipakai dan dirasakan sangat bermanfaat bagi masyarakat yang menerimanya, contohnya adalah pada alat tulis menulis yang banyak dipergunakan orang Indonesia yang diambil dari unsur-unsur kebudayaan barat. 
2.       Unsur-unsur yang terbukti membawa manfaat besar misalnya radio transistor yang banyak membawa kegunaan terutama sebagai alat mass-media. 
3.       Unsur-unsur yang dengan mudah disesuaikan dengan keadaan masyarakat yang menerima unsur-unsur tersebut, seperti mesin penggiling padi dengan biaya murah serta pengetahuan teknis yang sederhana, dapat digunakan untuk melengkapi pabrik-pabrik penggilingan. 
Kebudayaan asing yang sulit di terima.
Unsur-unsur kebudayaan yang sulit diterima oleh suatu masyarakat adalah sebagai berikut... 
·         Unsur yang menyangkut sistem kepercayaan, seperti ideologi, falsafah hidup, dan lainnya
·         Unsur-unsur yang dipelajari pada taraf pertama proses sosialisasi. Contoh yang sangat mudah adalah soal makanan pokok suatu masyarakat. Nasi merupakan makanan pokok sebagian besar masyarakat indonesia sukar sekali diubah dengan makanan pokok lainnya. 
Cara mewujudkan kebudayaan
Tidak hanya dalam kebudayaan itu dapat di pengaruhi oleh bangsa asing saja , tapi kita juga sebagai warga negaranya harus ikut berpartisipasi dalam mengembangkan kebudayaan bangsanya masing-masing , berikut saya akan menjelaskan cara mewujudkan kebudayaan:
Menurut J.J. Hoenigman, wujud kebudayaan dibedakan menjadi tiga yaitu : Ggagasan, Aktivitas, dan Artefak.
1.      Gagasan (Wujud ideal)
Wujud ideal kebudayaan adalah kebudayaan yang berbentuk kumpulan ide-ide, gagasan,nilai-nilai,norma-norma, peraturan, dan sebagainya yang sifatnya abstrak tidak dapat diraba atau disentuh. Wujud kebudayaan ini terletak dalam kepala-kepala atau di alam pemikiran warga masyarakat. Jika masyarakat tersebut menyatakan gagasan mereka itu dalam bentuk tulisan, maka lokasi dari kebudayaan ideal itu berada dalam karangan dan buku-buku hasil karya para penulis warga masyarakat tersebut.

2.      Aktivitas (tindakan)
Aktivitas adalah wujud kebudayaan sebagai suatu tindakan berpola dari manusia dalam masyarakat itu. Wujud ini sering pula disebut dengan sistem sosial. Sistem sosial ini terdiri dari aktivitas-aktivitas manusia yang saling berinteraksi, mengadakan kontak, serta bergaul dengan manusia lainnya menurut pola-pola tertentu yang berdasarkan adat tata kelakuan.

3.      Artefak (karya)
Artefak adalah wujud kebudayaan fisik yang berupa hasil dari aktivitas, perbuatan, dan karya semua manusia dalam masyarakat berupa benda-benda atau hal-hal yang dapat diraba, dilihat, dan didokumentasikan. Sifatnya paling konkret di antara ketiga wujud kebudayaan. Dalam kenyataan kehidupan bermasyarakat, antara wujud kebudayaan yang satu tidak bisa dipisahkan dari wujud kebudayaan yang lain. Sebagai contoh: wujud kebudayaan ideal mengatur dan memberi arah kepada tindakan (aktivitas) dan karya (artefak) manusia.
Dalam kebudayaan juga memiliki faktor pendorong perubahan kebudayaan , baik dari faktor internal maupun faktor external, berikut faktor-faktor yang mempengaruhi perrubahan kebudayaan.
FAKTOR YANG MENDORONG DAN MENGHAMBAT PERUBAHAN KEBUDAYAAN
1.      Mendorong Perubahan Kebudayaan
Adanya unsur-unsur kebudayaan yang memiliki potensi mudah berubah,terutama unsur-unsur teknologi dan ekonomi.adanya individu-individu yang mudah menerima unsur-unsur perubahan kebudayaan terutama generasi muda.

2.      Menghambat perubahan kebudayaan
adanya unsur-unsur kebudayaan yang memiliki potensi sukar berubah seperti : adat istiadat,dan keyakinan agama,adanya individu-individu yang sukar menerima unsur-unsur perubahan terutama generasi kolot.

Faktor faktor ini dapat muncul dari mana saja untuk mengubah suatu budaya di daerah ,yang perlu kita ketahui ialah faktor itu ada dalam diri kita dan dari lingkungan sekitar , untuk memperjelas faktor apa saja itu berikut saya akan menjelaskan faktor faktornya:
             A. FAKTOR INTERNAL
Ø  PERUBAHAN DEMOGRAFIS
Perubahan demografis disuatu daerah biasanya cenderung terus bertambah,akan mengakibatkan terjadinya perubahan diberbagai sektor kehidupan,contohnya : bidang perekonomian, pertambahan peduduk akan persediaan kebutuhan pangan,sandang dan papan.

Ø  KONFLIK SOCIAL
Konflik social dapat mempengaruhi terjadinya perubahan dalam suatu masyarakat,contohnya : konflik kepentingan antara kaum pendatang dengan penduduk setempat didaerah transmigrasi,untuk mengatasinya pemerintah mengikutsertakan penduduk setempat dalam program pembangunan bersama-sama para transmigran.

Ø  BENCANA ALAM
Bencana alam yang menimpa masyarakat dapat mempengaruhi perubahan contohnya : banjir,bencana longsor,letusan gunung berapi masyarakat akan dievakuasi dan dipindahkan ketempat yang baru,disanalah mereka harus beradaptasi dengan kondisi lingkungan dan budaya setempat sehingga terjadi proses asimilisasi maupun alkuturasi.

Ø  PERUBAHAN LINGKUNGAN ALAM
Ada beberapa faktor misalnya pendangkalan muara sungai yang membentuk delta,rusaknya hutan karena erosi,perubahan demikian dapat mengubah kebudayaan hal ini disebabkan karena kebudayaan mempunyai daya adaptasi dengan lingkungan setempat.

B.       FAKTOR EKSTERNAL

Ø  PERDAGANGAN
Indonesia terletak pada jalur perdagangan asia timur dengan india,timur tengah bahkan eropa barat,itulah sebabnya indonesia sebagai persinggahan pendagang pendagang besar,selain berdagang mereka juga memperkenalkan budaya mereka pada masyarakat setempat sehingga terjadilah perubahan budaya.

Ø  PENYEBARAN AGAMA
Masuknya unsur-unsur agama hindu dari india atau budaya arab bersamaan proses penyebaran agama hindu dan islam ke indonesia demikian pula masuknya unsur-unsur budaya barat melalui proses penyebaran agama kristen dan kalonialisme.



KEPRIBADIAN
Penjelasan tentang kepribadian
A.    Pengertian Kepribadian
Kepribadian adalah keseluruhan sikap, ekspresi, perasaan, temparmen, ciri khas dan juga prilaku seseorang. Sikap perasaan ekspresi & tempramen tersebut akan terwujud dalam tindakan seseorang kalau di hadapkan kepada situasi tertentu. Setiap orang memiliki kecenderungan prilaku yang baku/berlaku terus menerus secara konsisten dalam menghadapai situasi yang sedang di hadapi, sehingga jadi ciri khas pribadinya.
Sedangkan pengertian kepribadian menurut para ahli sosiologi ditanggapi berbeda-beda, meskipun begitu tetap saling melengkapi dan memperkata konsep kepribadian.Berikut dibawah ini adalah pengertian kepribadian menurut para ahli, yaitu sebagai berikut:
1.      John F. Cuber: kepribadian ialah seluruh sifat yang terlihat dan dapat dilihat oleh seseorang
2.      Theodore M. Newcomb: kepribadian adalah kumpulan dari sikap-sikap yang dimiliki oleh seseorang sebagai latar belakang pemiliknya,
3.      Milton Yinger: kepribadian ialah kelengkapan perilaku seseorang manusia dengan sistem kecenderungan khusus dengan berinteraksi dengan berbagai macam situasi.
4.      Wprdpm W. Allport: kepribadian merupakan kumpulan jiwa raga yang dinamis dalam diri manusia yang menentukan penyesuaian dirinya yang unik terhadap lingkungannya.
5.      A.W. Brower: kepribadian adalah pola tingkah laku sosial yang terdiri dari pola kekuatan, dorongan, keinginan, opini dan sikap-sikap seseorang.

B. Unsur-unsur dari kepribadian
Unsur-unsur kepribadian, diantaranya meliputi:
a.        Pengetahuan
Pengetahuan yaitu merupakan suatu unsur yang mengisi akal dan juga alam jiwa orang yang sadar. Di dalam alam sekitar manusia mempunyai/terdapat berbagai macam hal-hal yang diterimanya lewat panca inderanya  yang masuk kedalam berbagi sel-sel pada bagian tertentu dari otaknya. Serta didalam otak itu semuanya diproses menjadi susunan-susunan yang dipancarkan oleh individu kealam sekitar, yang dikenal dengan sebutan “persepsi” yaitu: “seluruh proses akal manusia yang sadar”. Ada kalanya suatu persepsi dapat diproyeksikan kembali menjadi suatu penggambaran yang berfokus tentang lingkungan yang mengandung bagian-bagian.
b.      Perasaan
Selain pengetahuan, alam kesadaran manusia juga mengandung berbagai macam-macam perasaan. Sebaliknya, dapat juga digambarkan seorang individu yang melihat suatu hal yang buruk/mendengar suara yang tidak menyenangkan. Persepsi-persepsi tersebut dapat menimbulkan dalam alam kesadaranya perasaan negatif. Perasaan, disamping segala macam-macam pengetahuan agaknya juga mengisi alam kesadaran manusia setiap saat dalam hidupnya. Perasaan yaitu suatu keadaan dalam kesadaran manusia yang karena pengetahuannya dinilai sebagai keadaan yang positif/negatif.
c.        Dorongan Naluri
Kesadaran manusia mengandung berbagi perasaan-perasaan lain yang tak ditimbulkan karena diperanguhi dengan pengeathuannya, tapi karena memang sudah terkandung di dalam organismenya, khususnya di dalam gennya, sebagai naluri. Kemauan yang sudah meruapakan naluri sering disebut dengan “Dorongan”.

C. Ciri-Ciri Kepribadian
1.      Ciri-ciri kepribadian umum
·       Ketekunan
·       Ambisi
·       Kelainan seksual
·       Timbulnya kecenderungan turunan

2.      Ciri-ciri kepribadian sehat
·         Mampu menilai diri sendiri secara realistis
·         Mampu menilai prestasi yang diperoleh secara realistis
·         Kemandirian
·         Mampu menilai secara realistis
·         Mempunyai filsafat hidup
·         Orientasinya keluar (ekstrovert)
·         Berbahagia
·         Penerimaan sosial
·         Mempunyai tujuan
·         Bisa mengontrol emosi
·         Dapat menerima tanggung jawab

3.      Ciri-ciri kepribadian tak sehat
·         Mudah marah
·         Hiperaktif
·         Susah tidur
·         Bersikap memusuhi semua otoritas
·         Pesimis dalam mengadapi kehidupan
·         Sering tertekan (depresi atau stress)
·         Memperlihatkan kecemasan dan kekhawatiran
·         Senang menggangu orang lain yang usianya jauh lebih muda atau dengan dengan binatang
·         Tidak mampu menjauhi perilaku menyimpang meskipun sudah diperingatkan atau dihukum
·         Senang mengkritik, mengejek orang lain
·         Kurang bergairah (bermuram durja) dikehidupan yang dijalani
·         Kurang mempunyai kesadaraan untuk menaati ajaran agama
·         Sering mengalami pusing kepala (meskipun sebab utamanya bukan dari faktor yang bersifat organis)

D.  Jenis-Jenis Kepribadian
Ø  Introvert
Intorvert adalah suatu kepribadian manusia mengutamakan dunida dalam pikiran manusia itu sendiri.  Seseorang introvert mempunyai kecenderungan untuk menutup dari dari kehidupan dunia luar dan lebih suka berada pada kondisi tenang atau sunyi dari pada tempat-tempat yang ramai atau banyak orang.

Ciri-Ciri Introvert
o   Pemikir
o   Pendiam
o   Suka menyendiri
o   Pemalu
o   Susah bergaul
o   Lebih suka bekerja sendiri
o   Lebih senang berinteraksi secara langsung dengan satu orang ( 1 on 1 interaction)
o   Berpikir dulu baru berbicara atau melakukan
o   Suka berimajinasi
o   Lebih mudah mengungkapkan perasaan dengan tulisan
o   Lebih senang mengamati dalam sebuah interaksi
o   Tidak banyak bicara, tetapi senang mendengarkan cerita orang lain
o   Suka dengan kegiatan yang tenang misalnya membaca, memancing, bermain komputer dan bersantai

Ø  xtrovert
Extrpvert ialah kepribadian manusia yang mengutamakan dunia luar manusia tersebut. Extrovert adalah kebalikan dari introvert. Jadi seseorang extrovert mempunyai kecenderungan membuka diri dengan dunia luar dengan segala macam aktivitasnya, tidak banyak berpikir, dan cenderung lebih suka ditempat yang penuh keramaian atau banyak orang.

Ciri-Ciri Extrovert
§  Aktif
§  Senang bersama orang lain
§  Percaya diri
§  Suka beraktivitas
§  Suka bekerja kelompok
§  Mudah bergaul
§  Lebih senang berinteraksi dengan banyak orang
§  Mudah mengungkapkan perasaan melalui kata-kata
§  Berbicara atau melakukan dahulu baru berpikir
§  Lebih suka berpartisipasi dalam suatu interaksi
§  Lebih suka bercerita, dari pada mendengarkan orang yang bercerita
§  Senang dengan kegiatan yang banyak orang seperti jalan-jalan, nongkrong, berpesta dan pergi konser

Ø Ambievert (Ambiversion)
Ambievert atau ambiversion ialah kepribadian manusia yang bisa berubah-ubah antara introvert menjadi extrovert atau sebaliknya. Seseorang dengan kepribadian ambievert ini mempunyai sifat yang fleksibel dalam beraktivitasnya baik sebagai introvert maupun extrovert serta berinteraksi dengan introvert dan extrovert dengan baik. Ambievert sering terlihat moody, karena sifatnya yang sering berubah-ubah.


KORELASI KEBUDAYAAN
DAN
KEPRIBADIAN

Hubungan Kepribadian Dengan Kebudayaan
Manusia dan kebudayaan merupakan salah satu ikatan yang tak bisa dipisahkan dalam kehidupan ini. Manusia sebagai makhluk Tuhan yang paling sempurna menciptakan kebudayaan mereka sendiri dan melestarikannya secara turun menurun.Kebudayaan berasal dari kata budaya yang berarti hal-hal yang berkaitan dengan budi dan akal manusia. Definisi Kebudyaan itu sendiri adalah sesuatu yang akan mempengaruhi tingkat pengetahuan dan meliputi sistem ide atau gagasan yang terdapat dalam pikiran manusia, sehingga dalam kehidupan sehari-hari, kebudayaan itu bersifat abstrak.

Menurut Roucek dan Warren, kepribadian adalah organisasi faktor-faktor biologis, psikologis dan sosiologis yang mendasari perilaku individu.
Ø  Faktor biologis misalnya, sistem syaraf, proses pendewasaan, dan kelainan biologis lainnya.
Ø  Faktor psikologis adalah seperti unsur temperamen, kemampuan belajar, perasaan, keterampilan, keinginan dan lain-lain.
Ø  Faktor sosiologis. Kepribadian dapat mencakup kebiasaan-kebiasaan, sikap dan lain-lain yang khas dimiliki oleh seseorang yang berkembang apabila orang tadi berhubungan dengan orang lain.

Ketiga faktor di atas adalah faktor yang dapat mempengaruhi kepribadian.
Seseorang yang sejak kecil dilahirkan sampai dewasa selalu belajar dari orang-orang disekitarnya. Secara bertahap dia akan mempunyai konsep kesadaran tentang dirinya sendiri. Lama-kelamaan perilaku-perilaku si anak akan menjadi sifat yang nantinya menghasilkan suatu kepribadian. Berikut ini adalah beberapa kebudayaan khusus yang nyata mempengaruhi bentuk kepribadian yakni:
A.           Kebudayaan-kebudayaan khusus atas dasar faktor kedaerahan
Contoh: Adat-istiadat melamar di Lampung dan Minangkabau. Di Minangkabau biasanya pihak permpuan yang melamar sedangkan di Lampung, pihak laki-laki yang melamar.

B.            Cara hidup di kota dan di desa yang berbeda ( urban dan rural ways of life )
Contoh: Perbedaan anak yang dibesarkan di kota dengan seorang anak yang dibesarkan di desa. Anak kota bersikap lebih terbuka dan berani untuk menonjolkan diri di antara teman-temannya sedangkan seorang anak desa lebih mempunyai sikap percaya pada diri sendiri dan sikap menilai ( sense of value )

C.            Kebudayaan-kebudayaan khusus kelas sosial
Di masyarakat dapat dijumpai lapisan sosial yang kita kenal, ada lapisan sosial tinggi, rendah dan menengah. Misalnya cara berpakaian, etiket, pergaulan, bahasa sehari-hari dan cara mengisi waktu senggang. Masing-masing kelas mempunyai kebudayaan yang tidak sama, menghasilkan kepribadian yang tersendiri pula pada setiap individu.

D.           Kebudayaan khusus atas dasar agama
Adanya berbagai masalah di dalam satu agama pun melahirkan kepribadian yang berbeda-beda di kalangan umatnya.

E.            Kebudayaan berdasarkan profesi
Misalnya: kepribadian seorang dokter berbeda dengan kepribadian seorang pengacara dan itu semua berpengaruh pada suasana kekeluargaan dan cara mereka bergaul. Contoh lain seorang militer mempunyai kepribadian yang sangat erat hubungan dengan tugas-tugasnya. Keluarganya juga sudah biasa berpindah tempat tinggal.

Contoh-Contoh Hubungan Antara Manusia dengan Kebudayaan        
·      Kebudayaan-kebudayaan khusus atas dasar faktor kedaerahan
Contoh: Adat-istiadat melamar di Lampung dan Minangkabau. Di Minangkabau biasanya pihak permpuan yang melamar sedangkan di Lampung, pihak laki-laki yang melamar.

·       Cara hidup di kota dan di desa yang berbeda ( urban dan rural ways of life)
Contoh: Perbedaan anak yang dibesarkan di kota dengan seorang anak yang dibesarkan di desa. Anak kota bersikap lebih terbuka dan berani untuk menonjolkan diri di antara teman-temannya sedangkan seorang anak desa lebih mempunyai sikap percaya pada diri sendiri dan sikap menilai ( sense of value )
·      Kebudayaan-kebudayaan khusus kelas sosial
Di masyarakat dapat dijumpai lapisan sosial yang kita kenal, ada lapisan sosial tinggi, rendah dan menengah. Misalnya cara berpakaian, etiket, pergaulan, bahasa sehari-hari dan cara mengisi waktu senggang. Masing-masing kelas mempunyai kebudayaan yang tidak sama, menghasilkan kepribadian yang tersendiri pula pada setiap individu.

·      Kebudayaan khusus atas dasar agama
Adanya berbagai masalah di dalam satu agama pun melahirkan kepribadian yang berbeda-beda di kalangan umatnya.
·      Kebudayaan berdasarkan profesi
Misalnya: kepribadian seorang dokter berbeda dengan kepribadian seorang pengacara dan itu semua berpengaruh pada suasana kekeluargaan dan cara mereka bergaul. Contoh lain seorang militer mempunyai kepribadian yang sangat erat hubungan dengan tugas-tugasnya. Keluarganya juga sudah biasa berpindah tempat tinggal.


BANGSA TIMUR

A.   Penjelasan Kepribadian Bangsa Timur.
Manusia dimuka bumi ini mendiami wilayah yang berbeda, ada yang mendiami wilayah timur, wilayah barat dan wilayah timur tengah. Hal ini membuat kebiasaan, adat istiadat, kebudayaan dan kepribadian setiap manusia suatu wilayah berbeda dengan yang lainnya. Negara Indonesia termasuk ke dalam bangsa Timur, yang dikenal sebagai bangsa yang berkepribadian baik. Bangsa Timur dikenal dunia sebagai bangsa yang ramah dan bersahabat. Orang-orang dari wilayah lain sangat suka dengan kepribadian bangsa Timur, mengapa? Karena mereka senang dengan kepribadian bangsa Timur yang tidak individualis dan saling tolong menolong.
Kepribadian bangsa timur dapat diartikan suatu sikap yang dimiliki oleh suatu negara yang menentukan penyesuaian dirinya terhadap lingkungan. Kepribadian bangsa timur pada umumnya merupakan kepribadian yang mempunyai sifat toleransi yang tinggi. Kepribadian bangsa timur, kita tinggal di Indonesia termasuk ke dalam bangsa timur, dikenal sebagai bangsa yang berkepribadian baik. Di dunia bangsa timur dikenal sebagai bangsa yang ramah dan bersahabat.
Bangsa timur identik dengan benua asia yang penduduknya sebagian besar berambut hitam, berkulit sawo matang dan adapula yang berkulit putih, bermata sipit. Sebagian besar cara berpakaian orang timur lebih sopan dan tertutup mungkin karena orang timur kebanyakan memeluk agama islam dan menjunjung tinggi norma-norma yang berlaku. Namun di zaman yang sekarang ini orang timur kebanyakan meniru kebiasaan orang barat. Kebiasaan orang barat yang tidak sesuai atau bertentangan dengan kebiasaan orang timur dapat memengaruhi kejiwaan orang timur itu sendiri.
Pada umumnya kepribadian bangsa timur adalah sangat terbuka dan toleran terhadap bangsa lain, tetapi selama masih sesuai dengan norma, etika serta adat istiadat yang ada. Namun walaupun kita sudah tahu banyak tentang kepribadian bangsa Timur kita tidak bisa selalu beranggapan bahwa kebudayaan bangsa Timur lebih baik dari bangsa Barat. Karena semua hal pasti ada sisi positif dan negatifnya. Tidak ada di dunia ini yang sepenuhnya baik.
B.     Beberapa Kepribadian Bangsa Timur.
A.    Hospitality
Maksud dari sifat tersebut menunjukkan bahwa bangsa timur memiliki sifat yang ramah dan sopan serta mudah bersosialisasi dengan bangsa lainnya. Sikap peduli terhadap lingkungan sekitar membuat bangsa timur mudah bergaul berbeda dengan bangsa barat yang cenderung hidup lebih individualis.

B.     Hardworking
Pekerja kera merupan sifat yang tidak bisa dianggap remeh. Bangsa Timur dikenal dengan orang-orangnya yang tidak mudah menyerah, rajin dan bersungguh sungguh saat melakukqan sesuatu apalagi yang berhubungan dengan pekerjaan.

C.     Religius & Well-cultured
Bangsa timur juga terkenal karena keragaman ras dan kebudayaan. Tidak hanya menang kuantitas, hal utama yang menjadi pedoman hidup bangsa timur adalah tradisi dan agama. Karena keterikatan dengan adat dan budaya menjadikan pembatas individu-individu bangsa timur untuk mencapai potensi maksimalnya.

D.    Respect for Elders
Bangsa timur dikenal dengan kesopanannya dan menjunjung tinggi norma kesopanan. Adat yang berlaku di lingkungna bangsa timur sangat berpengaruh terhadap kesopanan orang-orangnya.

E.     Diligent
Karena bangsa timur dikenal pekerja keras dan rajin ini menyebabkan bangsa timur cerdas dan pantang menyerah.

F.      Attached to Norms
Sebagai bangsa timur, dikenal amat menjunjung tinggi norma-norma. Bangsa timur cenderung judgemental menyangkut hal-hal yang bertentangan dengan norma.

G.    Strong family Ties
Kebanyakan orang-orang bangsa timur sangat bergantung pada keluarganya. Keluarga menjadi factor utama dalam hal mempertimbangkan banyak hal seperti urusan jodoh dan karir.

C.   Perbedaan Dalam Kebudayaan Bangsa Timur dan Bangsa Barat
Berikut ini merupakan beberapa contoh perbedaan kebudayaan dalam bangsa timur dan bangsa barat :
1.    Bertemu / Menyapa
a.      Bangsa timur
Ketika orang muda bertemu dengan orang yang lebih tua dan berjabat tangan. Dan orang yang lebih mudah akan melakukannya dengan sedikit membungkuk sebagai tanda hormat.

b.      Bangsa barat
 Ketika orang barat bertemu dan berjabat tangan, keduanya akan saling mengatakan “HI”, seorang akan mengatakan “how are you” dan yang lain akan menjawab “fine, and you?” ini melambangkan tidak ada jarak diantara mereka, tidak peduli siapa dulu yang memulai pembicaraan dan tidak membedakan status.

2.    Memberikan Opini / Pendapat
a.      Bangsa timur 
Ketika orang timur memberikan sebuah pendapat cenderung berbelit-belit, terkadang harus berputar kesana-kemari dalam menyampaikan tujuannya, padahal tujuannya tidak serumit yang dijabarkan. 

b.      Bangsa barat
Orang barat dalam memberikan opini biasanya langsung to-the-point atau tidak berbelit-belit melainkan langsung ke intinya.




2.    Bertamu
a.      Bangsa timur
Saat bertamu, biasanya orang timur masih menganggap tamu sebagai tamu yang layak dilayani sebagaimana mestinya.

b.      Bangsa barat
 Ketika orang barat bertamu, sang tuan rumah selalu meminta kepada tamunya untuk berlaku seperti dirumahnya sendiri, tanpa harus dilayani.

3.    Time Is Money
a.      Bangsa timur
Sebagian besar bangsa timur masih kurang menghargai waktu. Sebagai contoh di Indonesia ada istilah "jam karet / ngaret" untuk orang yang tidak tepat waktu.

b.      Bangsa barat
Time is money sangat dipakai di bangsa barat, mereka sangat menghargai dan disiplin terhadap waktu.


4.    Kontak mata
a.      Bangsa timur
Saat kita berbicara, biasanya orang timur jarang atau hanya sesekali menatap lawan bicaranya, karena di bangsa timur dapat berarti jika kita menatap lawan bicara terus menerus itu seperti menantang atau tidak sopan terhadap yang lebih tua.

b.      Bangsa barat
 Berbeda dengan bangsa timur, dalam bangsa barat kontak mata saat berkomunikasi secara langsung itu sangat penting. Dalam sebuah percakapan secara langsung, orang barat selalu menatap lawan bicaranya.



















SUMBER :


ttps://nabillanurfadliana.wordpress.com/2016/03/16/perbedaan-kepribadian-bangsa-timur-dan-barat/
http://panduug.blogspot.co.id/2015/03/kepribadian-bangsa-timur-tugas-ilmu.html




0 komentar "ILMU SOSIAL DASAR KEUDAYAAN", Baca atau Masukkan Komentar

Posting Komentar