ELITE DAN MASSA
Istilah elite digunakan untuk menyebutkan kelompok-kelompok sosial tinggi. Definisi elite bertitik tolak dari adanya ketidaksamaan bakat-bakat individual dalam setiap lapisan kehidupan sosial. Lapisan sosial yang lebih tinggi dari kelompok-kelompok tertentu yang tidak selalu didefinisikan secara tajam. Dalam kajian stratifikasi sosial, elite didefinisikan mereka yang mempunyai pengaruh besar dalam masyarakat.
Massa dimaksudkan orang banyak yang tidak berkerumun di suatu tempat tertentu, tetapi mengikuti kejadian dan peristiwa yang penting. Kepentingan orang banyak itu dapat bertemu dan melahirkan suatu pengaruh yang amat kuat. misalnya, massa dapat mendorong yang amat kuat kepada suatu partai politik untuk memenangkan suatu pemilihan umum, atau dapat melumpuhkannya. Yaitu tergantung kepada pendiriannya.
Kaum elite, dalam kenyataannya di masyarakat hanya mencari dan memperhatikan persaingan antar elite, mencari pengaruh massa dalam berbagai sektor. Di lain pihak, rakyat-rakyat sering menjadi korban dari rivalitas antar-Elit, namun mereka harus tetap ikut didalamnya karena rakyat atau massa harus mencari perlindungan dari para kaum elite. Pandangan elite yang lebih penting adalah loyalitas rakyat kepadanya. Elite lebih menampilkan diri mereka sebagai penakluk, atau menciptakan kondisi sehingga massa tunduk kepadanya, karena mereka cenderung untuk menyisihkan satu golongan tersendiri sebagai satu golongan yang penting, memiliki kekuasaan dan mendapatkan kedudukan yang terkemuka. Golongan elite sebagai golongan minoritas didiasarkan pada penghargaan masyarakat terhadap peran yang dilancarkan dalam kehidupan masa kini serta andilnya dalam meletakkan dasar kehidupan padaa masa yang akan datang. Kelompok minoritas yang mempunyai nilai secara sosial ini berkembang sejalan dengan perkembangan fungsional dalam suatu masyarakat.
Golongan elite sebagai minoritas sering ditempatkan dengan beberapa bentuk penampilan antara lain:
1. Elite menduduki posisi yang penting dan cenderung merupakan poros kehidupan masyarakat secara keseluruhan.
2. Faktor utama yang menentukan kedudukan mereka adalah keunggulan dan keberhasilan mereka yang dilandasi oleh kemampuan baik yang bersifat fisik maupun psikis, material maupun immaterial.
3. Dalam hal tanggung jawab, mereka memiliki tanggung jawab yang lebih besar dibandingkan dengan masyarakat lain.
4. Imbalan yang lebih besar yang diperoleh berdasarkan pekerjaan dan usahanya.[12]
Peranan elite terhadap masyarakat :
1. Elite dapat dilihat sebagai suatu lembaga kolektif yang merupakan pencerminan kehendak masyarakat. Dalam hal ini, elite dapat bertindak sebagai lembaga yang berwenang sebagai pengambilan penentu keputusan akhir.
2. Sebagai lembaga politik, elite mempunyai peranan memajukan kehidupan masyarakatnya dengan memberikan kerangka pemikiran konsepsional sehingga masyarakat dapat dengan tepat menanggapi permasalahan yang dihadapi.
3. Elite memiliki peranan moral dan solidaritas kemanusiaan baik dalam pengertian nasionalisme dan universal.
4. Elite berfungsi untuk memennuhi kebutuhan pemuasan hedonik atau pemuasan intrinsik lainnya bagi manusia khususnya terhadap reaksi-reaksi emosional.[13]
https://nathaniaseptavy.wordpress.com/tag/elite-dan-massa/
http://handienioke.blogspot.co.id/2011/01/stratifikasi-sosial.html
http://erlitamasgiyanti.blogspot.co.id/2015/01/kesamaan-hak-dan-derajat-manusia.html
Istilah elite digunakan untuk menyebutkan kelompok-kelompok sosial tinggi. Definisi elite bertitik tolak dari adanya ketidaksamaan bakat-bakat individual dalam setiap lapisan kehidupan sosial. Lapisan sosial yang lebih tinggi dari kelompok-kelompok tertentu yang tidak selalu didefinisikan secara tajam. Dalam kajian stratifikasi sosial, elite didefinisikan mereka yang mempunyai pengaruh besar dalam masyarakat.
Massa dimaksudkan orang banyak yang tidak berkerumun di suatu tempat tertentu, tetapi mengikuti kejadian dan peristiwa yang penting. Kepentingan orang banyak itu dapat bertemu dan melahirkan suatu pengaruh yang amat kuat. misalnya, massa dapat mendorong yang amat kuat kepada suatu partai politik untuk memenangkan suatu pemilihan umum, atau dapat melumpuhkannya. Yaitu tergantung kepada pendiriannya.
Kaum elite, dalam kenyataannya di masyarakat hanya mencari dan memperhatikan persaingan antar elite, mencari pengaruh massa dalam berbagai sektor. Di lain pihak, rakyat-rakyat sering menjadi korban dari rivalitas antar-Elit, namun mereka harus tetap ikut didalamnya karena rakyat atau massa harus mencari perlindungan dari para kaum elite. Pandangan elite yang lebih penting adalah loyalitas rakyat kepadanya. Elite lebih menampilkan diri mereka sebagai penakluk, atau menciptakan kondisi sehingga massa tunduk kepadanya, karena mereka cenderung untuk menyisihkan satu golongan tersendiri sebagai satu golongan yang penting, memiliki kekuasaan dan mendapatkan kedudukan yang terkemuka. Golongan elite sebagai golongan minoritas didiasarkan pada penghargaan masyarakat terhadap peran yang dilancarkan dalam kehidupan masa kini serta andilnya dalam meletakkan dasar kehidupan padaa masa yang akan datang. Kelompok minoritas yang mempunyai nilai secara sosial ini berkembang sejalan dengan perkembangan fungsional dalam suatu masyarakat.
Golongan elite sebagai minoritas sering ditempatkan dengan beberapa bentuk penampilan antara lain:
1. Elite menduduki posisi yang penting dan cenderung merupakan poros kehidupan masyarakat secara keseluruhan.
2. Faktor utama yang menentukan kedudukan mereka adalah keunggulan dan keberhasilan mereka yang dilandasi oleh kemampuan baik yang bersifat fisik maupun psikis, material maupun immaterial.
3. Dalam hal tanggung jawab, mereka memiliki tanggung jawab yang lebih besar dibandingkan dengan masyarakat lain.
4. Imbalan yang lebih besar yang diperoleh berdasarkan pekerjaan dan usahanya.[12]
Peranan elite terhadap masyarakat :
1. Elite dapat dilihat sebagai suatu lembaga kolektif yang merupakan pencerminan kehendak masyarakat. Dalam hal ini, elite dapat bertindak sebagai lembaga yang berwenang sebagai pengambilan penentu keputusan akhir.
2. Sebagai lembaga politik, elite mempunyai peranan memajukan kehidupan masyarakatnya dengan memberikan kerangka pemikiran konsepsional sehingga masyarakat dapat dengan tepat menanggapi permasalahan yang dihadapi.
3. Elite memiliki peranan moral dan solidaritas kemanusiaan baik dalam pengertian nasionalisme dan universal.
4. Elite berfungsi untuk memennuhi kebutuhan pemuasan hedonik atau pemuasan intrinsik lainnya bagi manusia khususnya terhadap reaksi-reaksi emosional.[13]
https://nathaniaseptavy.wordpress.com/tag/elite-dan-massa/
http://handienioke.blogspot.co.id/2011/01/stratifikasi-sosial.html
http://erlitamasgiyanti.blogspot.co.id/2015/01/kesamaan-hak-dan-derajat-manusia.html
